Jakarta – Nama Habiburokhman, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Ketua Komisi III DPR RI, kembali mencuat di dunia maya. Kali ini bukan soal politik, melainkan sebuah potongan video dirinya yang memperlihatkan sedang memasak mi instan menggunakan tabung gas melon 3 kilogram.
Rekaman singkat tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan memancing berbagai reaksi. Tidak sedikit warganet yang menilai seakan-akan kegiatan itu dilakukan di rumah pribadinya.
Menanggapi hebohnya isu tersebut, Habiburokhman akhirnya memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa video itu tidak dibuat di kediamannya, melainkan di posko relawan di kawasan Jakarta Timur. Politikus Gerindra ini juga menekankan bahwa aksi memasak dengan gas melon itu hanyalah bagian dari konten hiburan, bukan kebiasaan sehari-hari.
“Banyak yang salah paham. Itu bukan di rumah, tapi di posko. Kami memang sengaja bikin untuk konten santai,” ungkapnya, Kamis (21/8).
Ia pun menyadari bahwa warganet sangat cepat bereaksi terhadap konten yang beredar, sehingga satu potongan video bisa dengan mudah menimbulkan tafsir beragam. Karena itu, ia mengingatkan publik agar lebih berhati-hati sebelum menarik kesimpulan.
Fenomena ini sekaligus menunjukkan betapa kuatnya pengaruh media sosial dalam membentuk persepsi publik. Satu tayangan sederhana bisa mengundang ribuan komentar dan jadi perbincangan nasional.
Habiburokhman berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terlalu berlebihan menyikapi konten viral semacam itu. Baginya, yang terpenting adalah menjaga agar komunikasi tetap sehat dan tidak menimbulkan salah paham.
Tinggalkan Balasan